Pendampingan Anak-Anak Calon Komuni Pertama: Memahami Bentuk dan Makna Keterlibatan dalam Perayaan Ekaristi

Dipublikasikan pada 22 June 2026

Berita Tanggal Publish 22 Jun 2026

Mataloko, 21 Juni 2026 – Sebanyak 121 anak calon penerima Komuni Pertama mengikuti kegiatan pendampingan iman yang diselenggarakan pada Minggu, 21 Juni 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali anak-anak dengan pemahaman yang lebih mendalam mengenai bentuk dan makna keterlibatan dalam Perayaan Ekaristi, sebagai persiapan menuju penerimaan Komuni Pertama untuk pertama kalinya. Pendampingan berlangsung dalam suasana yang penuh semangat dan sukacita. Anak-anak diajak untuk mengenal lebih dekat makna Ekaristi sebagai pusat kehidupan iman umat Katolik serta memahami pentingnya keterlibatan aktif dalam setiap bagian Perayaan Ekaristi. Melalui penyampaian materi yang sederhana dan interaktif, para peserta diberikan pemahaman mengenai sikap, doa, nyanyian, serta partisipasi yang baik selama mengikuti perayaan misa.

Materi pendampingan disampaikan oleh tim narasumber yang terdiri dari Agnes Mangkung, Imelde, Ze’e, dan Ibu Rosalia. Dalam pemaparannya, para narasumber menekankan bahwa Ekaristi bukan sekadar sebuah perayaan rutin, melainkan perjumpaan istimewa dengan Yesus Kristus yang hadir melalui Sabda dan Tubuh-Nya. Oleh karena itu, setiap anak diajak untuk mempersiapkan diri dengan hati yang bersih, penuh hormat, dan terbuka terhadap karya Tuhan.

Selain penjelasan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab dan diskusi yang memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk menyampaikan pengalaman serta pertanyaan mereka seputar Perayaan Ekaristi. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka selama kegiatan berlangsung. Para pendamping berharap melalui kegiatan ini anak-anak calon Komuni Pertama semakin memahami makna Sakramen Ekaristi dan mampu terlibat secara sadar, aktif, dan penuh iman dalam setiap Perayaan Ekaristi. Pendampingan ini menjadi bagian penting dari proses pembinaan iman agar anak-anak semakin bertumbuh dalam relasi yang dekat dengan Tuhan dan kehidupan menggereja. Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas kesempatan belajar dan bertumbuh dalam iman. Diharapkan seluruh peserta dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh sebagai bekal dalam mempersiapkan diri menyambut Komuni Pertama dengan penuh sukacita dan tanggung jawab sebagai anak-anak Allah. (Penulis: Komsos Paroki Roh Kudus Mataloko)