RAPAT KOORDINASI BULAN FUNGSIONARIS PASTORAL DPP, DPL, DAN DPS PAROKI ROH KUDUS MATALOKO

Dipublikasikan pada 06 September 2026

Berita Tanggal Publish 06 Sep 2026

Mataloko, 6 September 2026 — Dalam rangka memperkuat koordinasi, sinergi, dan pelayanan pastoral kepada umat, Dewan Pastoral Paroki (DPP), Dewan Pastoral Lingkungan (DPL), dan Dewan Pastoral Stasi (DPS) Paroki Roh Kudus Mataloko melaksanakan Rapat Koordinasi Bulan Fungsionaris Pastoral. Kegiatan ini menjadi ruang bersama untuk mengevaluasi berbagai perkembangan pastoral sekaligus mempersiapkan sejumlah agenda pelayanan Gereja ke depan.

Rapat koordinasi membahas sejumlah agenda penting yang berkaitan dengan keberlanjutan program pastoral, perhatian terhadap kondisi umat pascabencana gempa bumi, persiapan pleno paroki, pengelolaan keuangan, serta beberapa agenda pelayanan lainnya.

Menetapkan Agenda Kegiatan Pastoral Lanjutan

Pada agenda pertama, rapat membahas beberapa rencana kegiatan lanjutan, antara lain penetapan jadwal Kursus Persiapan Perkawinan (KPP), sosialisasi mengenai human trafficking dan migrasi, serta penguatan Forum Pastoral (FP) Liturgi.

Kegiatan-kegiatan tersebut dipandang penting untuk terus diperkuat sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman, keterlibatan, dan tanggung jawab umat dalam kehidupan menggereja. Khususnya, isu perdagangan manusia dan migrasi menjadi perhatian bersama karena berkaitan erat dengan perlindungan martabat manusia, keluarga, serta masa depan generasi muda.

Gereja dan Umat Terus Berbelarasa di Tengah Bencana Gempa

Salah satu bagian penting dalam rapat adalah pembahasan mengenai bencana gempa bumi yang berdampak terhadap kehidupan masyarakat. Para fungsionaris pastoral memberikan perhatian khusus terhadap sebaran korban, baik korban manusia maupun kerusakan sarana dan prasarana fisik yang terdampak bencana.

Dalam pembahasan tersebut, ditegaskan pentingnya meningkatkan pemahaman umat mengenai penanggulangan darurat bencana, sehingga umat tidak hanya mampu merespons keadaan darurat, tetapi juga memiliki kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan bencana berikutnya.

Semangat belarasa sebagai umat beriman juga menjadi perhatian utama. Gereja dipanggil untuk hadir bersama mereka yang mengalami penderitaan, membangun solidaritas, serta memberikan dukungan nyata bagi sesama yang terdampak.

Rapat juga memberikan ruang untuk mengevaluasi dan mendengarkan tanggapan umat terhadap berbagai bantuan tanggap darurat yang telah diberikan. Evaluasi tersebut menjadi bahan penting untuk memperbaiki pola pelayanan dan memastikan bahwa bantuan Gereja benar-benar menjawab kebutuhan umat di lapangan.

Persiapan Pleno Stasi, Lingkungan, dan Pleno Paroki

Agenda berikutnya adalah persiapan pleno paroki yang akan menjadi momentum evaluasi, refleksi, dan penyusunan langkah pastoral bersama.

Untuk itu, telah disiapkan agenda pleno stasi dan lingkungan pada 20 September 2026, sedangkan pleno paroki dijadwalkan pada 16 Oktober 2026.

Melalui pleno tersebut, diharapkan seluruh fungsionaris pastoral dapat memberikan kontribusi berupa evaluasi, gagasan, serta rekomendasi bagi pengembangan karya pastoral Paroki Roh Kudus Mataloko ke depan.

Penguatan Kemandirian dan Transparansi Keuangan Paroki

Dalam bidang keuangan, rapat membahas beberapa sumber dan mekanisme pendukung kehidupan pastoral paroki, yakni iuran paroki, aksi-aksi penggalangan dana, serta kolekte misa.

Pembahasan ini diarahkan pada pentingnya membangun kesadaran bersama mengenai tanggung jawab umat dalam menopang kebutuhan pelayanan Gereja. Pengelolaan keuangan yang tertib, transparan, dan bertanggung jawab menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan umat sekaligus mendukung keberlangsungan berbagai program pastoral.

Sejumlah Agenda Lain Turut Dibahas

Pada sesi lain-lain, rapat juga membahas beberapa agenda yang berkaitan langsung dengan kehidupan umat, antara lain pelaksanaan Misa Komunitas Umat Basis (KUB), persiapan pelantikan Forum Pastoral (FP) Lingkungan Ratogesa dan Ekoroka, serta rencana rehabilitasi pastoran dan kantor Paroki Roh Kudus Mataloko.

Seluruh agenda tersebut diharapkan dapat dilaksanakan melalui kerja sama dan partisipasi aktif seluruh fungsionaris pastoral serta umat di berbagai stasi dan lingkungan.

Memperkuat Sinergi dan Semangat Pelayanan

Rapat Koordinasi Bulan Fungsionaris Pastoral ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antara DPP, DPL, dan DPS. Berbagai persoalan yang dihadapi umat dibahas secara bersama dalam semangat persaudaraan, tanggung jawab, dan pelayanan.

Di tengah berbagai tantangan, termasuk dampak bencana gempa bumi, Paroki Roh Kudus Mataloko terus berkomitmen untuk menghadirkan Gereja yang peduli, tanggap, solider, dan hadir di tengah kehidupan umat.

Melalui koordinasi yang semakin kuat dan keterlibatan seluruh fungsionaris pastoral, diharapkan karya pelayanan pastoral Paroki Roh Kudus Mataloko semakin terarah, partisipatif, dan mampu menjawab kebutuhan nyata umat serta masyarakat.

Penulis: Komsos Paroki Roh Kudus Mataloko