Seksi KKPMP-GPP DPP Paroki Roh Kudus Mataloko Jalankan Program Kerja melalui Sosialisasi Human Trafficking dan GPP

Dipublikasikan pada 20 September 2026

Berita Tanggal Publish 20 Sep 2026

Mataloko, 18 September 2026 — Seksi Keadilan, Kesetaraan, Martabat Perempuan dan Perlindungan (KKPMP) serta Gerakan Perlindungan Perempuan (GPP) DPP Paroki Roh Kudus Mataloko menjalankan program kerja pastoral melalui kegiatan Sosialisasi Human Trafficking dan Gerakan Perlindungan Perempuan (GPP), yang dilaksanakan pada Jumat, 18 September 2026, bertempat di Aula Immaculata Paroki Roh Kudus Mataloko.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pastoral Paroki Roh Kudus Mataloko dalam meningkatkan kesadaran umat terhadap berbagai bentuk perdagangan orang (human trafficking), kekerasan, eksploitasi, serta berbagai persoalan yang dapat mengancam martabat dan keselamatan perempuan dan anak.

Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta mengenai bahaya human trafficking, mengenali berbagai bentuk dan modus perekrutan korban, meningkatkan kewaspadaan terhadap praktik eksploitasi, serta mendorong keterlibatan keluarga, sekolah, orang muda, lingkungan dan stasi dalam upaya pencegahan dan perlindungan perempuan dan anak.

Kegiatan tersebut diikuti oleh guru SD, SMP, SMA dan SMK, Orang Muda Katolik (OMK) dari setiap lingkungan dan stasi, serta para pengurus/seksi Human Trafficking dan GPP dari setiap lingkungan dan stasi di wilayah Paroki Roh Kudus Mataloko.

Dalam penyampaian materinya, Ibu Winda selaku narasumber menegaskan pentingnya membangun kewaspadaan bersama terhadap praktik perdagangan orang yang dapat terjadi di sekitar masyarakat.

“Pencegahan human trafficking bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau lembaga tertentu. Gereja, keluarga, sekolah, lingkungan, stasi dan kaum muda memiliki peran penting untuk saling mengingatkan, memberikan edukasi dan menciptakan lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak,” ungkap Ibu Winda.

Sementara itu, Pastor Paroki Roh Kudus Mataloko, RD. Domi Dowa, dalam arahannya menekankan bahwa Gereja memiliki tanggung jawab pastoral untuk hadir bersama umat dalam memperjuangkan martabat manusia dan melindungi mereka yang rentan terhadap berbagai bentuk kekerasan dan eksploitasi.

“Gereja harus menjadi ruang yang aman bagi setiap orang. Melalui kegiatan ini, kita ingin membangun kesadaran bersama bahwa menjaga martabat manusia, melindungi perempuan dan anak serta mencegah perdagangan orang merupakan bagian dari panggilan iman dan tanggung jawab kita sebagai umat,” ujar RD. Domi Dowa.

Ketua/Seksi KKPMP-GPP DPP Paroki Roh Kudus Mataloko, Ibu Kandida Longa, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan salah satu langkah konkret dalam mengimplementasikan program kerja seksi sekaligus memperkuat jejaring perlindungan di tingkat lingkungan dan stasi.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada sosialisasi saja. Pengetahuan yang diperoleh hari ini hendaknya diteruskan kepada umat di lingkungan dan stasi masing-masing. Kami ingin membangun gerakan bersama agar umat semakin peka, berani mencegah, melaporkan dan mendampingi apabila menemukan indikasi human trafficking maupun persoalan yang mengancam perempuan dan anak,” jelas Ibu Kandida Longa.

Melalui kegiatan ini, Seksi KKPMP-GPP DPP Paroki Roh Kudus Mataloko berharap terbentuk kesadaran dan kepedulian bersama di kalangan umat, khususnya para pendidik, OMK, pengurus lingkungan dan stasi, untuk menjadi agen pencegahan human trafficking serta pelindung perempuan dan anak.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi pastoral antara Gereja, keluarga, lembaga pendidikan, OMK, lingkungan dan stasi, sehingga tercipta komunitas umat yang semakin peduli terhadap martabat manusia, menjunjung nilai kasih, persaudaraan, keadilan dan perlindungan bagi mereka yang rentan.

Penulis: Komsos Paroki Roh Kudus Mataloko