Stasi St. Petrus Malanuza Selenggarakan Penyegaran Iman bagi Orang Tua dan Wali Calon Penerima Komuni Pertama

Dipublikasikan pada 14 June 2026

Berita Tanggal Publish 14 Jun 2026

Malanuza, 14 Juni 2026 – Stasi St. Petrus Malanuza menyelenggarakan kegiatan penyegaran iman bagi orang tua dan wali calon penerima Komuni Pertama pada Minggu, 14 Juni 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian persiapan menuju penerimaan Komuni Pertama bagi anak-anak di stasi tersebut.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat iman ini menghadirkan Bapak Fidelis Due sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, beliau menegaskan bahwa orang tua dan wali memiliki peran yang sangat penting dalam mendampingi pertumbuhan iman anak, khususnya dalam mempersiapkan mereka menerima Komuni Pertama.

Menurut Bapak Fidelis Due, keluarga merupakan sekolah iman yang pertama dan utama. Oleh karena itu, orang tua diharapkan tidak hanya menyerahkan pendidikan iman kepada Gereja, tetapi juga menjadi teladan hidup Kristiani dalam kehidupan sehari-hari. Melalui doa bersama, keterlibatan dalam kehidupan menggereja, serta pembiasaan nilai-nilai Kristiani di rumah, anak-anak akan semakin siap menerima dan menghayati Sakramen Ekaristi.

Dalam sesi penyegaran iman tersebut, peserta diajak untuk merefleksikan kembali makna Ekaristi sebagai sumber dan puncak kehidupan Kristiani. Selain itu, para orang tua dan wali juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi serta berbagi pengalaman mengenai tantangan dalam mendampingi anak-anak di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks.

Ketua Stasi St. Petrus Malanuza dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua dan wali yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan tersebut. Ia berharap penyegaran iman ini dapat semakin memperkuat komitmen keluarga dalam membina kehidupan rohani anak-anak, sehingga mereka dapat menerima Komuni Pertama dengan persiapan yang matang, baik secara pengetahuan maupun penghayatan iman.

Melalui kegiatan ini, Stasi St. Petrus Malanuza menunjukkan komitmennya untuk terus mendukung pembinaan iman umat, khususnya keluarga sebagai fondasi utama dalam pertumbuhan iman anak. Diharapkan, kerja sama yang baik antara Gereja dan keluarga dapat melahirkan generasi muda Katolik yang semakin mencintai Ekaristi dan aktif dalam kehidupan menggereja.

"Anak-anak belajar beriman pertama-tama dari keluarga. Karena itu, pendampingan orang tua menjadi kunci utama dalam mempersiapkan mereka menyambut Komuni Pertama dengan penuh kesadaran dan sukacita," ungkap Bapak Fidelis Due dalam kegiatan tersebut. (Penulis: Komsos Paroki Roh Kudus Mataloko)